LAPORAN
BAHASA-BAHASA
YANG MEMPENGARUHI BAHASA MELAYU
Diajukan untuk
memenuhi salah satu tugas mata kuliah bahasa Indonesia yang di bimbing oleh:
Ibu Pheni Cahya
Kartika

Oleh:
Dian Cahyono Putro
14-3401-0029
JURUSAN
TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS
TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS
PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JATIM
SURABAYA
2014
KATA
PENGANTAR
Assalamu’alaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillahirobbilalamin,
banyak nikmat yang telah allah berikan tetapi sedikit yang kita ingat,segala
puji hanya layak untuk allah tuhan semesta alam yang telah memberikan
rahmat,taufik serta hidayah-nya yang tiada terkira besarnya,sehingga saya dapat
menyelesaikan laporan dengan judul “BAHASA-BAHASA YANG MEMPENGARUHI BAHASA
MELAYU”.
Dalam
penyusunannya saya dapat bantuan dari berbagai pihat,karena itu saya ucapankan
banyak terima kasih kepada pihak yang bersangkutan yang telah memberikan
dukungan,kasih dan kepercayaan yang begitu besar.
Dari
sanalah kesuksesan ini berawal,semoga semua ini bisa member sedikit kebahagiaan
dan menunutun pada langkah yang lebih baik lagi.meskipun saya berharap laporan
ini bebas dari kekurangan dan kesalahan,namun selalu ada yang kurang,oleh
karena itu saya berharap kritik dan saran yang membangun agar laporan ini
menjadi lebih baik lagi.akhir kata saya berharap laporan ini dapat bermanfaat
bagi semua pembaca.
Surabaya, 20 september 2014
(penyusun)
Dian
Cahyono Putro
BAB.
I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Bahasa Melayu (Jawi: بهاس ملايو) ialah sejenis bahasa Melayu-Polinesia di bawah keluarga bahasa Austronesia yang telah digunakan di
wilayah Malaysia,
Indonesia,
dan persekitarannya sejak melebihi 1,000 tahun lalu. Walaupun asal usul bangsa
Melayu (dalam pengertian yang khusus) yang paling asal belum diketahui secara
pasti tetapi pertumbuhan bahasa Melayu dapatlah dikatakan berasal dari Sumatera
Selatan di sekitar Jambi dan Palembang.[1]
Rekod terawal bahasa Melayu Kuno ialah sebuah batu bersurat bertarikh 682 Masihi yang dijumpai
di Sumatera Selatan.
Bahasa Melayu ialah bahasa
kebangsaan Malaysia, Indonesia,Brunei dan Singapura. Di Indonesia,
bahasa Melayu kini dipanggil bahasa
Indonesia, dan di Malaysia, bahasa Melayu secara rasminya dipanggil bahasa
Malaysia.menurut statistik penggunaan bahasa di dunia, penutur bahasa
Melayu dianggarkan berjumlah lebih 300 juta (bersama penutur Bahasa Indonesia)
dan merupakan bahasa keempat dalam turutan jumlah penutur terpenting bagi
bahasa-bahasa di dunia
selepas bahasa Mandarin, bahasa
Inggris dan bahasa Hindi. Selain itu, dilaporkan sebanyak 70,000
orang mampu bertutur dalam bahasa Melayu di Sri Lanka,
manakala di China,
terdapat radio
dalam bahasa Melayu. Bahasa Melayu juga diajar di universiti-universiti di United
Kingdom, Amerika Syarikat, Australia, Belanda, China, Jerman, New Zealand
dan beberapa tempat yang lain.
Di Indonesia, bahasa Melayu juga
dikenali sebagai Bahasa Indonesia atas sebab persatuan dan kesatuan
bangsa Indonesia iaitu Sumpah Pemuda tahun 1928. Di Singapura dan Brunei,
Bahasa Melayu tidak mengalami sebarang perubahan nama.
Bahasa Melayu mempunyai banyak dialek dan setiap
dialek mempunyai perbezaan ketara dari segi sebutan dan kosa kata.
Misalnya,Bahasa Melayu Riau-Johor berbeza dialek dengan Bahasa Melayu
Palembang, Jambi, dan Bengkulu. Melayu Riau-Johor menggunakan dialek
"e" sedangkan Bahasa Melayu Palembang, Jambi, dan Bengkulu
menggunakan dialek "o". Selain itu, bahasa yang digunakan oleh
masyarakat peranakan
atau Cina Selat (campuran pendatang Cina dan penduduk asal) merupakan campuran
antara Bahasa Melayu dan dialek Hokkien.
Bahasa ini dahulunya banyak digunakan di negeri-negeri Selat seperti Pulau
Pinang dan Melaka.
Selayaknya seluruh bahasa di dunia, tidaklah berdiri sendiri tanpa mendapat
pengaruh dari bahasa asing.begitu pula dengan bahasa melayu.banyak unsur bahasa
lain yang mempengaruhi bahasa melayu,misalnya:
1.
Bahasa sansakerta
2.
Bahasa arab
3.
Bahasa belanda
4.
Bahasa inggris
5.
Bahasa cina
6.
Bahasa-bahasa daerah
BAB. II
PEMBAHASAN
A. RUMUSAN
MASALAH
Bahasa-Bahasa Yang Mempengaruhi
Bahasa Melayu
Bahasa-bahasa
lain yang ikut mempengaruhi perkembangan bahasa melayu antara lain:
1.
Bahasa Sansekerta
Bahasa
sansekerta masuk keindonesia bersamaan dengan masuknya budaya dan agama Hindu
ke indonesia.
Kata-kata
bahasa indonesia yang berasal dari bahasa sansekerta kebanyakan mengenai hal-hal
yang berkenaan dengan agama, budaya, nama-nama yang bersifat
monumental,semboyan,ajaran dan sebagainya.
Pengaruh
bahasa sansekerta yang sampai sekarang masih berlaku ialah penggunaan
akhiran-Wan, -Man, dan –Wati
Contohnya:
Budayawan ,Seniman, karyawati dll
2.
Bahasa Arab
Masuknya
bahasa arab bersamaan dengan masuknya budaya dan agama islam yang dibawa oleh
para pedagang bahasa arab.
Kata-kata
bahasa melayu yang berasal dari bahasa Arab tersebut kebanyakan berkisar pada
hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan keagamaan (islam).
Beberapa
contoh diantaranya ialah: akhlak,akhir,amal,azab dll
3.
Bahasa Belanda
Masuknya
bahasa belanda bersamaan dengan masuknya bangsa belanda ke indonesia,
kedatangan mereka yang semula sebagai pedagang rempah-rempah kemudian meluas
sebagai pemegang monopoli perdagangan berbagai komiditi, dan akhirnya menguasai
wilayah kita sebagai daerah jajahan.
Beberapa
contoh kata-kata bahasa melayu yang berasal dari bahasa Belanda antara lain:
asisten,arsip,gubernur,residen dll
4.
Bahasa inggris
Pengaruh bahasa inggris baru terjadi
setelah bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia.
Bahasa
inggris masuk kebahasa Indonesia melalui jalur ilmu pengetahuan dan teknologi.
Beberapa
contoh kata-kata bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa inggris tersebut
antara lain: analisis,tesis,sintesis dll
5.
Bahasa-bahasa
Asing Lain
Bahasa-bahasa
asing yang ikut mempengaruhi perkembangan bahasa Melayu antara lain:
Bahasa
Portugis, bahasa Spanyol, bahasa Tamil, bahasa Perancis
Bahasa
parsi, bahasa China dan bahasa Jepang.
6.
Bahasa-bahasa Daerah
Kata-kata
bahasa daerah pada umumnya ikut memperkaya setelah bahasa Melayu menjadi bahasa
indonesia.
Beberapa
contoh kata-kata bahasa indonesia yang berasal dari bahasa-bahasa daerah
tersebut antara lain:
1.
Bahasa Jawa : bisa,lestari,
rampung,lugu,tempe dll
2.
Bahasa Sunda : dari, nyahok, oncom
3.
Bahasa Banjar : gambut
4.
Bahasa Daerah Irian : koteka
5.
Bahasa Batak : horas
6.
Bahasa Minang : rendang, inang, datuk
7.
Bahasa Palembang : mpek-mpek
B. KESIMPULAN
Dari semua
penjelasan yang sudah di bahas di atas dapat di simpulkan bahwa memang bahasa
melayu selayaknya seperti bahasa-bahasa di dunia,tidak berdiri sendiri,
melainkan banyak di penyaruhi oleh bahasa-bahasa asing seperti:
1) Bahasa
sansakerta
2) Bahasa
arab
3) Bahasa
belanda
4) Bahasa
inggris
5) Bahasa
cina
6) Bahasa-bahasa
daerah
Dari semua
bahasa asing yang mempengaruhi bahasa melayu,semua bukan memperburuk bahasa
melayu,tetapi malah memperbaiki bahasa melayu agar mudah di pahami oleh
masyarakat yang berinteraksi menggunakan bahasa melayu dan menambah keragaman
bahasa yang terkandung dalam bahasa melayu.
BAB. III
PENUTUP
Demikian yang dapat saya paparkan mengenai materi
yang menjadi pokok bahasan dalam laporan ini, tentunya masih banyak kekurangan
dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau
referensi yang ada hubungannya dengan judul laporan ini.
Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman
sudi memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis, demi
sempurnanya laporan ini dan dan penulisan makalah di kesempatan-kesempatan
berikutnya. Semoga laporan ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para
pembaca yang budiman pada umumnya.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
DAFTAR PUSTAKA
Komentar
Posting Komentar